Kisah Bule Jualan Makanan Di Indonesia


NOXILA.COM – Dalam kisah inspiratif kali ini menceritakan tiga orang bule yang mencoba survive di Indonesia dengan berjualan makanan kecil-kecilan. Mereka mempunyai latar hidup berbeda dan alasan yang berbeda pula, hingga akhirnya memutuskan tinggal di Indonesia dan memilih kuliner sebagai sumber penghasilan.

 

Sebastien Guyon, warga negara Prancis

Awalnya chef asal Perancis ini berniat berlibur ke Indonesia untuk menenangkan diri karena patah hati setelah putus dengan kekasihnya. Sesampainya di Indonesia keadaan berubah. Dia justru tertarik untuk berjualan di Indonesia. Pilihannya adalah berjualan kue, yaitu Klafuti. Klafuti adalah kue khas Prancis yang sangat digemari banyak keluarga di negara asalnya. Namun demikian kue ini sangat jarang ditemui di toko-toko kue di Prancis karena kue ini hanya dibuat oleh keluarga saat ada acara-acara keluarga saja.

Dia melihatnya sebagai peluang bisnis dan mencoba memperkenalkannya pada masyarakat Indonesia agar lebih mengetahui lagi tentang kue khas Prancis ini. Selain itu dia juga melihat jika masakan Prancis di Indonesia sangat mahal. Apalagi didukung backgroundnya sebagai seorang chef, sangat tepat jika ia mengambil keputusan mencoba peruntungannya di Indonesia dengan berjualan kue.

Harta benda miliknya di Perancis semua dijual, dia pun memutuskan untuk tinggal di Indonesia. Mencari nafkah dan hidup di Indonesia. Usaha yang dirintisnya dari nol tersebut kini mulai dikenal banyak orang. Dia juga rajin mengikuti event-event kuliner yang diselenggarakan di Jakarta.

 

Christopher Brian Murphy, warga negara Amerika Serikat

Christopher Brian Murphy adalah seorang ahli fotografi dan editing video di negaranya. Karena sesuatu hal dan mengikuti keinginan istrinya (orang Indonesia asli) untuk tinggal di Indonesia, akhirnya diputuskan untuk resign dari pekerjaan yang sudah digelutinya selama 13 tahun. Dan memboyong anak istrinya ke Indonesia.

Berbekal keahliannya dia yakin akan dapat pekerjaan yang layak di Indonesia. Ternyata keadaan tidak sesuai harapan. CV dan lamaran sudah beberapa kali dia kirim ke stasiun TV dan rumah produksi, namun hingga saat ini belum ada tanggapan positif. Pernah sekali saja dia dikontrak oleh sebuah rumah produksi untuk sebuah proyek, begitu proyek selesai, dia pun menganggur lagi.

baca juga: Kisah Pahit Getir Andy F Noya Pembawa Acara Kick Andy

Tanpa merasa minder dan malu, akhirnya Brian berjualan makanan kecil di depan rumah kontrakannya. Pekerjaan yang sama sekali tidak berhubungan dengan keahliannya selama ini.

Meski jualannya tidak begitu ramai, Brian dengan tekun menjalankan bisnis kulinernya ini sendirian. Karena sang istri juga sibuk bekerja di sebuah perusahaan event organizer.

Sering saat jualan tidak ada satupun pembeli yang datang, namun dengan tekun dia menjalankan usahanya. Dari membuka, menyiapkan bahan hingga memasak dia kerjakan sendiri. Berkat kegigihannya, sekarang es pisang ijonya mulai mendapat sambutan baik dari pembeli dan menjadi menu andalan di warung sederhana miliknya. Selain es pisang ijo, warung yang dinamai Bang Bul ini juga menyediakan makananan lain seperti bakso, siomay, takoyaki dan kue cubit.

 

 

Glenn McGrew, warga negara Amerika Serikat

Satu lagi bule yang mempunyai keahlian namun akhirnya jualan makanan di Indonesia. Glenn McGrew adalah seorang Tehnisi IT (Information and Technology) yang berasal dari Amerika Serikat. Karena kesulitan ijin kerja sebagai tenaga asing. Akhirnya dia memilih membantu istrinya berjualan burger dan donat di pinggir jalan Purwokerto.

Dulu pada awal jualan, dagangannya sangat laris. Hal ini terbantu karena profilenya banyak diliput oleh beberapa media cetak dan elektronik baik lokal maupun nasional. Hingga akhirnya saking ramainya, pengunjung memadati jalan tempat Glenn dan istri berjualan. Menurut Glenn, karena dianggap mengganggu lalu lintas dia pun memindahkan tempat jualannya di rumahnya sendiri di dalam gang. Hal ini yang sedikit disesali Glenn, akibatnya jualannya jauh menurun. Mereka pun kembali berjualan di pinggir jalan dengan harapan dagangan laris kembali.

Belum lagi harapan menjadi kenyataan, istri Glenn yang orang asli Purwokerto ini didiagnosa menderita kanker. Untuk kesembuhan istri, selain rutin berobat ke dokter, Glenn juga mohon bantuan doa dari pelanggannya. Dia menuliskannya di sebuah papan yang diletakkan di samping dagangan. Kini istri Glenn sudah membaik dan sembuh.

Menurut Glenn, ada hal yang sedikit mengganggu di Indonesia adalah sulitnya mengatur orang untuk tertib. Itu dia ketahui saat jualannyaa ramai, para pembeli berebut antrian dan tidak tertib saat memesan pesanannya.

Satu lagi masukan Glenn, pendidikan di Indonesia harus lebih ditingkatkan lagi, karena potensi Indonesia sangat besar untuk jauh lebih maju. Di beberapa kesempatan Glenn juga menyampaikan hal yang sama saat diundang sebagai pembicara dalam seminar-seminar pendidikan.

Silahkan tonton videonya untuk mengetahui lebih banyak kisah mereka..
Semoga tayangan dan artikel ini menginspirasi Anda untuk selalu semangat dan tetap bekerja keras dalam berkarya.

  • Add Your Comment